Halo semua,
Saya ingin memberi penjelasan tentang perbedaan antara Luta Livre dan Brazilian Jiu Jitsu yang tidak hanya dalam perbedaan "kostum" (mempakai Gi atau tidak).
Tapi sebelumnya, mari kita mendefinisikan kata2 yang penting:
- Luta = Wrestle/Wrestling (gulat)
- Luta Livre = Free Wrestling (gulat bebas)
- Jiu Jitsu = Judo/Ju Jutsu Jepang yang dibawa oleh Mitsuyo Maeda a.k.a Conde Koma di Brazil = Gracie Jiu Jitsu = Brazilian Jiu Jitsu
- Vale Tudo = "semua diperbolehkan" = pertandingan pertarungan bebas tanpa sarung tangan yg populer dejak tahun 1960 = free fight
--------------------------
Luta Livre adalah satu fighting sistem moderen (pertengahan abad ke-XX) yang didirikan oleh Euclydes Hatem a.k.a Tatu di Rio de Janeiro dan berasal dari campuran teknik gulat atau "Catch Wrestling" (abad ke-XVIII) dan teknik gulat bebas atau "Freestyle Wrestling" (tahun 1904 sbg disiplin untuk Olympic Games).
FYI, Freestyle Wrestling beda dengan Greco Roman Wrestling (tahun 1896). Yang jelas, jenis/aliran gulat tersebut berasal dari "Gulat" yang merupakan martial art yang paling tua (3000 years Before Christ Era).
Karakteristik dari Luta Livre adalah kuncian kaki (footlock), tumit (pergelangan kaki/heel hook), lutut (kneelock) dan tindihan otot (seperti biceps slicer, calf crush, dll.)
Tentu saja Luta Livre telah menjadi kendala bagi Jiu Jitsu (yang telah didirikan pada waktu yang hampir sama) dalam pertemuan Vale Tudo, sehingga persaingan besar antara keduanya (lihat tahun 1990an setelah Gracie Jiu Jitsu dan khususnya UFC masuk di Dunia Barat/Amerika Serikat).
Jadi pada tahun 1980an di Brazil, Jiu Jitsu dari keluarga Gracie meraih banyak kemenangan dalam pertandingan judo, sambo, gulat, jiu jitsu dan khususnya dalam pertandingan Vale Tudo. Dan atlit dari kalangan Gracie yang waktu itu menonjol adalah Rickson Gracie.
Para fighter dari Muay Thai akhirnya bergabung dengan para fighter dari Luta Livre untuk bisa bertahan atas perkembangan/penguatan aliran Jiu Jitsu keluarga Gracie.
Timbul-lah pertandingan Vale Tudo yang sangat terkenal juga sangat kejam (bagi orang barat - mereka yang hanya tahu Boxing, kali ini lihat pertandingan bebas tanpa sarung tangan!! Tidak perlu diingatkan bahwa pertarungan Vale Tudo di Brazil zaman tersebut sering berakhir dengan wajah petarung berdarah habis2an, babak belur, dll).
--------------------------
Nama para lutadores yang terkenal :
Roberto Leitao (Black Belt - Dan 10; guru yang paling tinggi di Luta Livre)
Hugo Duarte, Eugenio Tadeu, The Pedro, Johil de Oliveira, Ebenezer F. Braga, Marco Ruas, Denilson Maia, Alexandre Franca "Pequeno" Nogueira, Marcelo Brigadeiro, Andreas "Andyconda" Schmidt...
Salam,
Shamo
PS: Valdemar Santana memang adalah salah satu murid Helio Gracie. Dia menjadi kuat sekali (badannya juga besar, atletis) sehingga dia pikir HElio Gracie sudah "has been" (yah, bagi saya itu namanya penghianat). Dan Santana ini dibilang mulai dekat dengan aliran beladiri lain (yang iri dengan kesuksesan Helio Gracie). Oleh karena itu dia menantang gurunya sendiri pada tahun 1955 dalam acara Vale Tudo (Santana waktu itu berumur 23 tahun sedangkan Helio Gracie 42 tahun).
Tetapi, Valdemar Santana tidak pernah mengklaim dirinya sebagai orang dari Luta Livre! Dan sebaliknya, Luta Livre tidak pernah mengklaim Valdemar Santana sebagai orang mereka.
Dia tetap orang Jiu Jitsu...bahkan pada pertandingan Vale Tudo tersebut mereka berdua memakai Gi masing-masing.
Source :
http://archive.kaskus.co.id/thread/1430831/30
Saya ingin memberi penjelasan tentang perbedaan antara Luta Livre dan Brazilian Jiu Jitsu yang tidak hanya dalam perbedaan "kostum" (mempakai Gi atau tidak).
Tapi sebelumnya, mari kita mendefinisikan kata2 yang penting:
- Luta = Wrestle/Wrestling (gulat)
- Luta Livre = Free Wrestling (gulat bebas)
- Jiu Jitsu = Judo/Ju Jutsu Jepang yang dibawa oleh Mitsuyo Maeda a.k.a Conde Koma di Brazil = Gracie Jiu Jitsu = Brazilian Jiu Jitsu
- Vale Tudo = "semua diperbolehkan" = pertandingan pertarungan bebas tanpa sarung tangan yg populer dejak tahun 1960 = free fight
--------------------------
Luta Livre adalah satu fighting sistem moderen (pertengahan abad ke-XX) yang didirikan oleh Euclydes Hatem a.k.a Tatu di Rio de Janeiro dan berasal dari campuran teknik gulat atau "Catch Wrestling" (abad ke-XVIII) dan teknik gulat bebas atau "Freestyle Wrestling" (tahun 1904 sbg disiplin untuk Olympic Games).
FYI, Freestyle Wrestling beda dengan Greco Roman Wrestling (tahun 1896). Yang jelas, jenis/aliran gulat tersebut berasal dari "Gulat" yang merupakan martial art yang paling tua (3000 years Before Christ Era).
Karakteristik dari Luta Livre adalah kuncian kaki (footlock), tumit (pergelangan kaki/heel hook), lutut (kneelock) dan tindihan otot (seperti biceps slicer, calf crush, dll.)
Tentu saja Luta Livre telah menjadi kendala bagi Jiu Jitsu (yang telah didirikan pada waktu yang hampir sama) dalam pertemuan Vale Tudo, sehingga persaingan besar antara keduanya (lihat tahun 1990an setelah Gracie Jiu Jitsu dan khususnya UFC masuk di Dunia Barat/Amerika Serikat).
Jadi pada tahun 1980an di Brazil, Jiu Jitsu dari keluarga Gracie meraih banyak kemenangan dalam pertandingan judo, sambo, gulat, jiu jitsu dan khususnya dalam pertandingan Vale Tudo. Dan atlit dari kalangan Gracie yang waktu itu menonjol adalah Rickson Gracie.
Para fighter dari Muay Thai akhirnya bergabung dengan para fighter dari Luta Livre untuk bisa bertahan atas perkembangan/penguatan aliran Jiu Jitsu keluarga Gracie.
Timbul-lah pertandingan Vale Tudo yang sangat terkenal juga sangat kejam (bagi orang barat - mereka yang hanya tahu Boxing, kali ini lihat pertandingan bebas tanpa sarung tangan!! Tidak perlu diingatkan bahwa pertarungan Vale Tudo di Brazil zaman tersebut sering berakhir dengan wajah petarung berdarah habis2an, babak belur, dll).
--------------------------
Nama para lutadores yang terkenal :
Roberto Leitao (Black Belt - Dan 10; guru yang paling tinggi di Luta Livre)
Hugo Duarte, Eugenio Tadeu, The Pedro, Johil de Oliveira, Ebenezer F. Braga, Marco Ruas, Denilson Maia, Alexandre Franca "Pequeno" Nogueira, Marcelo Brigadeiro, Andreas "Andyconda" Schmidt...
Salam,
Shamo
PS: Valdemar Santana memang adalah salah satu murid Helio Gracie. Dia menjadi kuat sekali (badannya juga besar, atletis) sehingga dia pikir HElio Gracie sudah "has been" (yah, bagi saya itu namanya penghianat). Dan Santana ini dibilang mulai dekat dengan aliran beladiri lain (yang iri dengan kesuksesan Helio Gracie). Oleh karena itu dia menantang gurunya sendiri pada tahun 1955 dalam acara Vale Tudo (Santana waktu itu berumur 23 tahun sedangkan Helio Gracie 42 tahun).
Tetapi, Valdemar Santana tidak pernah mengklaim dirinya sebagai orang dari Luta Livre! Dan sebaliknya, Luta Livre tidak pernah mengklaim Valdemar Santana sebagai orang mereka.
Dia tetap orang Jiu Jitsu...bahkan pada pertandingan Vale Tudo tersebut mereka berdua memakai Gi masing-masing.
Source :
http://archive.kaskus.co.id/thread/1430831/30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar